CoinEx Matikan 12 Trading Pair 20 Februari 2026

Kronologi Delisting Besar-besaran CoinEx: 12 Trading Pair Dimatikan per 20 Februari 2026

Kronologi delisting besar-besaran CoinEx: 12 trading pair dimatikan per 20 Februari 2026 menjadi salah satu langkah penyesuaian pasar yang cukup signifikan di awal tahun. Keputusan ini diumumkan melalui kanal resmi CoinEx sebagai bagian dari evaluasi berkala terhadap kinerja aset dan pasangan perdagangan (trading pair) di platform.

Delisting dalam skala lebih dari satu atau dua pair sekaligus biasanya mencerminkan peninjauan menyeluruh terhadap likuiditas dan aktivitas pasar. Artikel ini membahas kronologi pengumuman, daftar pasangan yang dihentikan, serta implikasinya bagi pengguna.

Pengumuman Resmi dan Latar Belakang

CoinEx menyampaikan bahwa penghentian 12 trading pair dilakukan setelah proses evaluasi rutin. Exchange secara umum mempertimbangkan beberapa faktor, seperti:

  • Volume perdagangan yang rendah.

  • Likuiditas terbatas.

  • Stabilitas proyek.

  • Manajemen risiko internal.

Delisting pair tidak selalu berarti token dihapus sepenuhnya. Dalam beberapa kasus, token tetap tersedia, tetapi pasangan tertentu (misalnya terhadap USDT atau BTC) dihentikan.

Kronologi Delisting 20 Februari 2026

Berikut tahapan umum yang terjadi dalam proses delisting:

1. Pengumuman Awal

CoinEx terlebih dahulu mengumumkan jadwal penghentian pair yang terdampak. Pengumuman ini biasanya mencakup:

  • Daftar lengkap trading pair.

  • Tanggal dan jam penghentian.

  • Informasi terkait pembatalan order.

2. Penutupan Trading Pair

Per 20 Februari 2026:

  • Seluruh 12 trading pair dinonaktifkan.

  • Order book ditutup.

  • Semua limit order yang belum tereksekusi dibatalkan otomatis.

Dana dari order yang dibatalkan dikembalikan ke saldo spot pengguna.

3. Status Deposit dan Withdrawal

Dalam banyak kasus, deposit dan withdrawal token utama tetap dibuka untuk periode tertentu setelah pair dimatikan. Namun, pengguna tetap disarankan mengecek jadwal resmi untuk memastikan batas waktu penarikan.

Apa Itu Trading Pair dan Mengapa Bisa Dimatikan?

Trading pair adalah pasangan aset yang diperdagangkan, misalnya:

  • TOKEN/USDT

  • TOKEN/BTC

  • TOKEN/ETH

Jika satu pair dimatikan, token tersebut:

  • Tidak bisa diperdagangkan dalam pasangan tersebut.

  • Bisa saja masih tersedia dalam pair lain (jika ada).

  • Bisa juga tetap tersedia untuk withdrawal.

Delisting pair biasanya terjadi ketika volume perdagangan sangat rendah, sehingga tidak lagi efisien secara operasional.

Dampak terhadap Pengguna

1. Likuiditas Berkurang

Jika token hanya memiliki satu atau dua pair aktif, penghapusan pair dapat:

  • Mengurangi akses likuiditas.

  • Memperlebar spread harga.

2. Volatilitas Jangka Pendek

Pengumuman delisting sering memicu:

  • Tekanan jual sebelum tanggal efektif.

  • Lonjakan volatilitas.

  • Penurunan volume setelah penghentian.

3. Pembatalan Order Otomatis

Semua limit order yang belum tereksekusi:

  • Dibersihkan dari sistem.

  • Dana dikembalikan ke akun pengguna.

Pengguna perlu meninjau kembali strategi mereka setelah pair dimatikan.

Apakah Ini Termasuk Delisting Besar-Besaran?

Istilah “besar-besaran” muncul karena:

  • Jumlah pair yang dihentikan cukup banyak dalam satu waktu (12 pair).

  • Dilakukan serentak dalam satu tanggal efektif.

Namun, dalam praktik industri, exchange memang melakukan evaluasi berkala dan bisa menonaktifkan beberapa pair sekaligus jika memenuhi kriteria tertentu.

Faktor Umum di Balik Delisting Massal

Beberapa alasan umum di industri kripto:

  1. Konsolidasi likuiditas.

  2. Penyederhanaan order book.

  3. Efisiensi operasional.

  4. Penyesuaian terhadap standar internal.

Exchange sering memilih mempertahankan pair dengan volume tinggi dan menghentikan pair yang minim aktivitas.

Apa yang Harus Dilakukan Pengguna?

Jika memegang token yang terdampak pair-nya dimatikan:

  1. Cek apakah token masih memiliki pair lain.

  2. Pertimbangkan menjual sebelum tanggal efektif (jika likuiditas memungkinkan).

  3. Tarik token ke wallet eksternal jika tidak ingin menahannya di exchange.

  4. Pantau pengumuman resmi terkait status lanjutan.

Tren Evaluasi Pair di 2026

Tahun 2026 menunjukkan kecenderungan exchange untuk:

  • Lebih selektif terhadap token berkapitalisasi kecil.

  • Mengurangi pair dengan volume rendah.

  • Mengoptimalkan likuiditas di pair utama seperti USDT.

Langkah seperti ini bukan hanya terjadi di CoinEx, tetapi juga di banyak exchange global lainnya.

Kronologi delisting besar-besaran CoinEx: 12 trading pair dimatikan per 20 Februari 2026 menunjukkan proses evaluasi internal yang berujung pada penghentian sejumlah pasangan perdagangan secara serentak.

By admin